Berpikir Tanpa Mikir, Kok Bisa?

admin 25/08/2013 0

Selesai memarkir mobilnya, orang akan memencet remote control untuk mengunci pintu mobil. Kebanyakan orang melakukannya secara otomatis, tanpa kesadarannya, tanpa mikir lagi. Begitu otomatisnya, sehingga setelah itu dia merasa ragu, apakah mobil sudah dikunci tadi? Akhirnya, dia kembali ke mobil karena masih ragu, apakah mobil sudah terkunci atau belum. Kalau belum terkunci, barang barang didalam mobil bisa raib…atau bahkan mobilnya sendiri yang dibawa lari orang.

Orang yang setiap pagi pergi kekantor dengan kendaraannya, melalui rute yang sama, bisa mengendarai kendaraannya tanpa mikir lagi. Aktifitasnya dikendalikan oleh bahwa sadarnya. Saking otomatisnya, terkadang dia akan mengarahkan mobilnya kearah kantornya, padahal tujuannya adalah pergi ketempat lain.

 

Tidak usah jauh jauh, kitapun bernapas tanpa melibatkan pikiran, bukan? Jantung juga berdenyut tanpa kendali pikiran. Aktifitas aktifitas itu dikendalikan oleh pikiran bawah sadar kita (subconscious mind). Namun, pikiran sadar bisa mengintervensi keduanya. Misalnya, bernapas, kita bisa mengatur frekuensi pernapasan, maupun kedalamannya sesuai dengan kemauan kita. Pernapasan bisa kita atur dengan pikiran sadar, namun setelah itu kendali kembali diambil alih oleh pikiran bawah sadar. Ketika kita merasa takut atau cemas, maka denyut jantung kitapun akan berdegup dengan lebih keras dan cepat.

 

Tindakan kita, seperti mengendarai mobil tadi, bisa dilakukan dengan otomatis, tanpa mikir. Dan semua tindakan kita berawal atau dipicu oleh pikiran. Dari fakta ini, bukankah bisa kita simpulkan bahwa berpikirpun bisa dilakukan dengan otomatis? Dengan membuat program pikiran, yang dalam hal ini berupa diagram sederhana: MindWeb, pikiran kita akan melakukan interkoneksi antar informasi sesuai dengan diagram yang dibuat. Otak manusia akan merekam hubungan logis antar berbagai hal itu. Cara ini membuat otak menyimpannya sebagai rangkaian informasi, bukan informasi yang berdiri sendiri (terpisah satu dengan yang lain). Maka, ketika kita mengingat satu informasi dari rangkaian informasi itu, maka secara otomatis informasi yang terkait akan ‘dipanggil’ (retrieved) dari pikiran bawah sadar kita. Seberapa banyak informasi yang “ngikut” ke pikiran sadar kita, tergantung dari seberapa besar focus, minat dan hubungan logis antar informasi itu.

 

Manusia bisa bertindak secara otomatis, tanpa mikir. Tindakan diawali dari pikiran. Logikanya, pikiran mampu memicu tindakan tanpa proses mikir. Jadi……, berpikir tanpa mikir itu logis dan masuk akal.

 

Sudah saatnya kita meninggalkan cara berpikir yang konvensional, yang menyia-nyiakan kemampuan bawah sadar kita yang luar biasa, dengan berpikir MindWeb Way……

 

Salam Mindweb

Penulis buku MindWeb, konsep Berpikir Tanpa Mikir

Salam, Eka Wartana

Leave A Response »