Seorang Guru Telah Mengubah Nasibku

admin 25/11/2014 0
Seorang Guru Telah Mengubah Nasibku

Seorang Guru Telah Mengubah Nasibku

Oleh: Eka Wartana

Sejak SD hingga kelas 1 SMP saya dikenal sebagai seorang murid yang bodoh. Nilai Matematika saya selalu merah. Memperoleh angka 5 itu sudah merupakan kemewahan buat saya. Biasanya nilai ulangan Matematika saya paling tinggi 4 saja. Saya sendiri sudah dipenuhi keyakinan, bahwa saya memang orang yang bodoh. Nah, ketika menjadi murid kelas 1 SMP Negeri Tabanan itu, telah terjadi peristiwa yang tidak disangka sama sekali.

Pada suatu hari, bapak Guru Matematika membagikan hasil ulangan. Hasilnya sungguh mengejutkan teman-teman semua, apalagi saya sendiri. Hanya saya sendiri yang mendapat nilai sempurna dari 5 kelas di kelas satu SMP. Semua orang tidak percaya, “Mana mungkin, orang yang nilai matematikanya selalu merah itu bisa mendapat nilai sempurna dan tertinggi!” Tidak disangka, guru Matematika kami, Bapak Suadnyana, mengumumkan nilai sempurna yang dicapai (hanya) oleh saya di semua kelas di SMP. Hasil itu, selain membuat saya kaget dan heran, juga membuat saya tidak percaya bahwa peristiwa itu bukanlah mimpi. Kok bisa ya, saya mendapat nilai sempurna. Mungkin karena kebetulan yang saya pelajari semalam sebelumnya ternyata keluar dalam ulangan. Yang jelas, saya tidak pernah menyontek.

Kejadian itu membuat saya tersentak! Ternyata saya bisa juga mengerjakan Matematika dengan baik. Kuatir kalau dalam ulangan mendatang nilai saya jelek kembali, maka saya melalap semua buku buku Matematika (yang waktu itu masih dinamakan Berhitung), termasuk yang diluar kurikulum sekolah. Semua teori yang belum diajarkan saya pelajari terlebih dahulu dan berlatih soal soalnya mendahului teman teman yang lain.

Sejak itu, selain nilai Matematika yang melonjak tajam, nilai-nilai pelajaran lain pun turut meningkat tajam. Sejak itu pulalah saya selalu mencapai ranking 3 besar di SMP dan berlanjut di SMA. Peristiwa sederhana itu sudah mendongkrak kepercayaan diri saya dan membuka Unknown Area (Area Gelap) saya.

Beberapa tahun lalu saya berhasil menemui mantan Guru saya, Bapak Suadnyana dan bertanya, apa alasan beliau untuk mengumumkan hasil istimewa yang saya capai. Jawab jujur beliau: untuk memotivasi semua murid agar belajar serius untuk mencapai nilai sempurna, 10. Jadi, beliau tidak bermaksud hanya untuk memotivasi saya.

Tugas Guru begitu mulia.

Guru adalah pahlawan yang tidak harapkan balas jasa, tidak meminta tanda jasa.

Terimakasih, Guru !

Terimakasih Bapak Suadnyana! Dikau telah mengubah nasibku.

Tanpa bimbinganmu, entah saya akan menjadi apa saat ini. Metode MindWeb mungkin tidak akan pernah lahir!

Selamat Hari Guru!

 

Salam MindWeb,

Eka Wartana

Penemu Metode, Penulis Buku MindWeb

Professional Licensed Trainer (MWS International)

Leave A Response »