Oleh: Eka Wartana
Suatu hari, Dadi ribut keras dengan pacarnya, Diva. Gara gara nya? Dadi salah sebut nama pacar nya dengan Dina! Diva marah dan curiga kalau Dadi punya pacar lain yang namanya Dina. Setelah interogasi panjang, akhirnya Diva bilang ke Dadi:”Lo-gue: end!”.
Kejadian seperti kisah itu sering terjadi. Pria suka tergoda (gak semua nya sih) dengan wanita lain. Percaya nggak, ada anak muda yang punya beberapa pacar sekaligus. Dia punya jadwal apel lho! Aneh nya, kok satu pun pacar nya gak tahu ya…? Itu berkat usaha keras nya ngapalin nama nama pacarnya supaya nggak salah sebut
Nah, anak anak muda sekarang sudah punya solusi untuk itu. mereka memang lebih kreatif dari generasi sebelum nya. Apa solusi yang dipakai mereka? Satu kata saja:“Sayang”!
Kebanyakan generasi muda sekarang ini memanggil pacar atau pasangan nya dengan “Sayang/ Ayang” disingkat:”Yang”. Jadi, berapa pun pacar atau selingkuhan nya, dia tidak akan pernah tertukar menyebut nama nya…… Pintar ya?
Kok mereka bisa terpikir cara mengatasi terbongkar nya rahasia ‘simpanan’ nya?
Oh, ternyata mereka sudah pernah mempelajari ilmu Problem Preventing: cara mencegah terjadinya masalah…….Maka problem pun tidak terjadi.
Sumber problem nya sih ada, tapi tetap tersembunyi dengan aman….
Bahaya nya: Kalau generasi baby boomer ikut ikutan pakai itu biar nggak ketahuan punya selingkuhan….(???). Sudah terjadi kah, ‘bahaya’ ini? Bisa jadi iya……
Disclaimer: Tidak semua orang yang memanfaatkan istilah “sayang” itu punya WIL atau PIL. Panggilan itu sudah menjadi ‘budaya’ generasi muda kok.
Salam Problem Preventing,
Eka Wartana
Founder, Master Trainer, The MindWeb Way of Thinking
Professional Licensed Trainer, MWS International
Author: Relative-Contradictive, Berpikir Tanpa Mikir, To Think Without Thinking, MindWeb
Over 30 years of experience in various managerial positions
Website: www.mindwebway.com
#mindwebway #mindweb #berpikirtanpamikir #ekawartana #relativecontradictive #karyaanakbangsa #interconnection #sayang #ayang #yang #selingkuhan #rahasia







